Penghargaan dan Hadiah
- Dalam Kongres Kebudayaan tahun 1957 di Denpasar, mendapat Hadiah Sastera Nasional untuk sajak-sajak yang ditulisnya tahun 1955-1956;
- Dalam Kongres Kebudayaan tahun 1960 di Bandung, mendapat Hadiah Sastera Nasional untuk kumpulan cerita pendeknya yang berjudul Sebuah Rumah Buat Haritua;
- Tahun 1975 mendapat Cultural Award dari Pemerintah Australia;
- Tahun 1993 mendapat Hadiah Seni dari Pemerintah Republik Indonesia;
- Tahun 1994, terpilih sebagai salah seorang dari “Sepuluh Putera Sunda yang membanggakan daerahnya”.
- Tahun 1988, sejumlah sahabatnya di Bandung mengadakan peringatan “Ajip Rosidi 50 Tahun” al. dengan menerbitkan buku Ajip Rosidi Satengah Abad.\
- Tahun 1999 mendapat Kun Santo Zui Hoo Shoo (Order of the Sacred Treasure, Gold Rays with Neck Ribbon) dari pemerintah Jepang;
- Tahun 2003 memperoleh Hadiah Mastera dari Brunei;
- Tahun 2004 mendapat Professor Teeuw Award dari Belanda.
- Tahun 2005, Paguyuban Panglawungan Sastera Sunda (PPSS) di Bandung menyelenggarakan acara dramatisasi, musikalisasi puisi, dan diskusi buku Ayang-ayang Gung dalam rangka 67 Ajip Rosidi (31 Januari 2005);
- Tahun 2007 mendapat Anugrah Budaya Kota Bandung 2007.