Hadiah Hardjapamekas

Hadiah Hardjapamekas merupakan wujud penghargaan bagi guru-guru bahasa, khususnya guru bahasa Sunda, atas jerih payah mereka dalam upaya mengajarkan bahasa kepada para siswa di sekolah. Hadiah ini diberikan setiap tahun, dimulai pada tahun 2008, oleh Yayasan Kebudayaan Rancage. Guru-guru yang dipandang layak menerima Hadiah Hardjapamekas sebelumnya diseleksi oleh Dewan Juri Hadiah Hardjapamekas. Hadiah Hardjapamekas diberikan kepada tiga orang guru, masing-masing guru SD, guru SMP dan guru SMA. Setiap pemenang Hadiah Hardjapamekas menerima tropi, piagam dan uang Rp. 5 Juta.

Sejauh ini, Hadiah Hardjapamekas diselenggarakan dengan cara swadana, terutama berkat dukungan keluarga besar almarhum R.S. Hardjapamekas (1913-2005). Tujuan utamanya adalah turut mendorong semangat para guru dalam upaya memelihara dan mengembangkan bahasa, terutama melalui bidang pengajaran dan pendidikan.

R.S. HARDJAPAMEKAS (1913-2005)

Nama Hadiah Hardjapamekas mengacu kepada nama salah seorang tokoh pendidikan dari Jawa Barat, yakni almarhum R. Sobri Hardjapamekas (1913-2005).

Hardjapamekas lahir di Cianjur, Jawa Barat, 23 September 1913. Mengawali kariernya di bidang pemerintahan, Hardjapamekas kemudian mencurahkan perhatian ke bidang pendidikan dengan bekerja sebagai guru sejak dasawarsa 1950-an. Kecakapannya berbahasa asing, terutama bahasa Jerman, memberinya peluang untuk belajar di Jerman hingga ia menjadi orang Indonesia pertama yang lulus di Jerman sebagai guru bahasa Jerman. Sekembali dari luar negeri, Hardjapamekas mengajar di Institut Keguruan dan Ilmu Kependidikan (IKIP) Bandung (kini Universitas Pendidikan Indonesia) hingga pensiun. Diberkati umur panjang, Hardjapamekas dikenal sebagai pendidik yang tak kenal lelah.

Hardjapamekas juga aktif menulis buku tentang bahasa dan kebudayaan, termasuk kamus dan buku pengajaran. Karya-karyanya antara lain Sekelumit Mitologi Yunani (1986), Bunga Rampai Kebahasaan (1988), Kamus Latin-Indonesia (1993) dan Pengantar Sejarah Kesusastraan Jerman (2003). Biografinya ditulis oleh Tatang Sumarsono dengan judul Bekerja demi Bangsa (2003) yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Sunda oleh Dadan Sutisna dengan judul Bumela ka Bangsa (2004).

Hardjapamekas wafat di Bandung, 23 Juli 2005 dalam usia 91 tahun.

YAYASAN KEBUDAYAAN RANCAGÉ

Yayasan Kebudayaan Rancage adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang bahasa dan sastra, terutama bahasa dan sastra Sunda, Jawa dan Bali. Dirintis oleh sastrawan Ajip Rosidi pada akhir dasawarsa 1980-an, yayasan ini melangsungkan kegiatan utamanya dengan memberikan penghargaan tahunan Hadiah Sastra Rancage kepada para pengarang dan tokoh bahasa dan sastra dari Tatar Sunda, Jawa dan Bali yang berkarya dalam bahasa daerah masing-masing, serta Hadiah Samsoedi untuk pengarang buku bacaan anak-anak dalam bahasa Sunda.

Gagasan untuk memberikan hadiah kepada guru-guru bahasa Sunda sebetulnya sudah cukup lama tercetus di lingkungan Yayasan Kebudayaan Rancage, khususnya sebagaimana yang diangan-angankan oleh Ajip Rosidi sendiri dan Hassan Kartadjoemena, tetapi baru pada tahun 2008 gagasan tersebut dapat terwujud. 

PEMENANG HADIAH HARDJAPAMEKAS 2008

1. Holisoh M.E.

  Holisoh M.E. lahir di Bandung, 25 Desember 1952. Ia adalah lulusan SPG (Sekolah Pendidikan Guru) II Bandung, dan sejak 34 tahun yang lalu bekerja sebagai guru SD. Dewasa ini ia adalah Kepala SDN Mekarsari, Cileunyi, Kabupaten Bandung. Ia juga dikenal sebagai salah seorang sastrawati Sunda yang sangat produktif, dan telah menghasilkan lebih kurang 900 judul cerita pendek. Novelnya, Kembang-kembang Petingan (Kembang-kembang Pilihan) mendapatkan Hadiah Sastra Rancage 2003 untuk bidang karya. Ia tinggal di Jl Anggrek Raya No. 18 Blok A 40, Griya Jatinangor I, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Tlp. (022) 7914791, 7914820.

2. Cece Hidayat

  Drs. Cece Hidayat lahir di Bandung, 26 Mei 1964. Lulus dari Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah IKIP Bandung (kini UPI) pada 1990, ia kemudian bekerja sebagai guru bahasa Sunda. Kini ia mengajar di SMPN 13 Bandung. Ia aktif dalam beberapa organisasi yang kegiatannya berkaitan dengan bahasa dan budaya Sunda. Di sekolahnya ia kerap mendorong murid-muridnya agar gemar membaca dan menulis dalam bahasa Sunda. Ia juga menulis esai dalam bahasa Sunda dan Indonesia. Ia tinggal di Gg. Masjid Persis RT 02 RW 06 Ciapus, Banjaran, Kabupaten Bandung 40377. HP 081320635993.

3. Endan Sukanda

  Drs. Endan Sukanda lahir di Cianjur, Jawa Barat, 5 Februari 1956. Lulusan Jurusan Pendidikan Sejarah IKIP Bandung (kini UPI) ini dewasa ini bekerja sebagai guru SMAN 3 Kota Sukabumi, Jawa Barat. Selain mengajarkan bahasa Sunda di sekolahnya, ia pun memberikan mata pelajaran Sosiologi dan Sejarah. Ia juga aktif menulis esai, terutama dalam bahasa Sunda, dan beberapa kali mendapat penghargaan dari kegiatan ini. Ia tinggal di Jl. Letda T. Asmita No. 01 RT 01 RW 06, Kelurahan Naggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi 43145. Telp. (0266) 226405, HP 085624136629.

YAYASAN KEBUDAYAAN RANCAGÉ

  Jl. Rawabambu 38 Pasarminggu, Jakarta Selatan 12510

Tlp. (021) 7806029

Jl. Taman Kliningan II No. 5 Bandung 40264

  Tlp/Fax. (022) 7310625

  BANK CIC Jl. R.S. Fatmawati No. 6, Jakarta Selatan

  BANK BNI 46 Cabang Pasar Minggu,

  Jakarta Selatan Taplus No. 15242-1

  (a.n. Yayasan Kebudayaan Rancage, c.q. Titi S.N.)